Minggu, 12 Agustus 2018

SKALA PRIORITAS


Skala prioritas adalah ukuran kebutuhan yang tersusun dalam daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang yang dimulai dari kebutuhan paling penting sampai kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya.

Video Tentang Skala Prioritas




Menurut Merriam Webster, skala prioritas adalah sesuatu yang dirasa lebih penting daripada yang lain yang harus dikerjakan atau diselesaikan terlebih dahulu. Maka dengan adanya skala prioritas, manusia diharapkan mengetahui mana kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang harus ditunda terlebih dahulu.



Faktor-faktor yang Mempengaruhi Skala Prioritas

Setelah mempelajari pengertian skala prioritas, selanjutnya adalah mempelajari faktor-faktor apa saja sih yang mempengaruhi skala prioritas. Pada dasarnya setiap orang pasti memiliki kebutuhan dan juga prioritas yang berbeda. Berikut ini ada 3 faktor yang berhubungan dengan perbedaan kebutuhan pada setiap individu.

Tingkat Pendapatan

Pendapatan menurut Ilmu Ekonomi adalah nilai maksimum yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Kemudian, tingkat pendapatan sangat berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk bisa membayar atau memenuhi kebutuhan hidupnya termasuk dalam hal konsumsi.
Jika semakin tinggi pendapatan individu, maka akan semakin luas alternatif pilihan kebutuhan hidupnya.
Berlaku hal sebaliknya, jika semakin rendah pendapatan individu maka alternatif pilihan kebutuhan hidupnya pun akan sedikit.
Pada konteks ini bisa diambil kesimpulan bahwa prioritas kebutuhan individu akan berbeda antara orang yang memiliki pendapatan tinggi dengan orang yang memiliki pendapatan rendah.

 

Status Sosial (Kedudukan Didalam Masyarakat)

Secara definisi, status sosial dapat diartikan suatu kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang dapat diperoleh dengan sendirinya (otomatis) melalui usaha atau pun karena pemberian.

tentunya status sosial seseorang di dalam masyarakat bisa mempengaruhi prioritas kebutuhan individu.

Sebagai contoh, seorang kepala desa akan lebih memprioritaskan kebutuhan di lingkungan tempat memimpinnya dibandingkan dengan pilihan lainnya.



Contoh lain adalah seorang guru, dia akan memilih priotas pada peralatan mengajarnya daripada menentukan pilihan kepada alternatif pilihan lain.

Pada kedua simulasi kebutuhan di atas, maka dapat terlihat bahwa status sosial individu sangat berpengaruh pada penentuan skala prioritas.

Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial pada masyarakat juga bisa mempengaruhi prioritas kebutuhan hidup seorang individu.

Misal, kita hidup di sebuah lingkungan orang kaya, maka bisa jadi prioritas kebutuhan kita adalah pada rumah mewah, apartemen, sepatu mahal, mobil mewah, dan lain sebagainya.

Pada prinsipnya, untuk memenuhi kebutuhan individu, maka dia akan mendahulukan kebutuhan yang dianggap lebih penting, pokok, dan juga mendesak. Setelah kebutuhan-kebutuhan penting tersebut terpenuhi, maka seorang individu akan memenuhi kebutuhan pada prioritas berikutnya agar bisa mencapai kepuasan yang maksimal.

Menyusun Skala Prioritas

Untuk mengetahui kebutuhan mana yang harus kita prioritaskan terlebih dahulu, maka kita perlu menyusun yang namanya skala prioritas kebutuhan. Sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam pengertian skala prioritas, maka berikut ini ada 4 ada hal yang harus kita pertimbangkan terlebih dahulu dalam menyusun sebuah skala prioritas.

Tingkat Urgensi


Menurut kamus bahasa Indonesia, urgensi adalah hal yang sangat penting atau keharusan yang sangat mendesak untuk diselesaikan.

Dengan demikian berarti urgensi adalah keadaan dimana kita harus mementingkan sesuatu hal yang harus segera ditindak lanjuti.

Contoh: Seorang siswa berangkat sekolah pada hari senin. Pada hari itu dia ditugaskan oleh gurunya untuk menjadi petugas upacara, kemudian ditengah perjalanan dia baru sadar bahwa alat tulisnya ketinggalan dirumah, sementara jika dia balik lagi ke rumah maka dia akan terlambat mengikuti upacara.

Manakah yang paling urgen dan harus didahulukan oleh siswa tersebut? Jelas sekali, dalam kasus ini hal yang harus diutamakan adalah mengikuti upacara, karena alat tulis bisa saja meminjam pada teman atau membeli yang baru.



Kesempatan yang Dimiliki


Berbicara mengenai kesempatan, mengingatkan saya akan sebuah pepatah lama yang mengatakan bahwa kesempatan itu hanya datang satu kali dalam seumur hidup.

Nah kemudian jika dihubungkan dengan skala prioritas, maka tinjau kembali kesempatan untuk memuaskan kebutuhan tersebut.

Contoh: Seorang mahasiswa teladan akan mengikuti sebuah perlombaan besar yang diadakan hanya 3 tahun sekali. Pada jadwal yang bersamaan dengan hari lomba, dia diajak main ke luar kota oleh keluarganya.

Jika berhubungan dengan kesempatan, maka sebaiknya si mahasiswa tadi memilih ikut perlombaan besar daripada ikut main. Karena main masih bisa lain waktu sedangkan lomba tidak, karena kemungkinan dia akan lulus.



Pertimbangan Masa Depan


Masa depan itu merupakan sebuah waktu dimana kita akan hidup nanti tapi harus dipersiapkan saat ini juga. Didalam menentukan skala prioritas kebutuhan, pertimbangan ke masa depan sifatnya pada kebutuhan jangka panjang.



Contoh: Dalam menentukan jurusan kuliah setelah lulus SMA. Kita harus mempelajari dahulu jurusan yang diinginkan agar bisa tahu prospek kerja ke depan seperti apa.

Jika memang memeiliki prospek yang bagus, maka silahkan dimasukkan list, tapi jika prospeknya tidak bagus maka coret lah dari daftar keinginan Anda.



Kemampuan Diri


Menurut saya, kemampuan diri adalah hal yang paling penting diantara ke Sebaik dan setepat apapun kita menentukan sebuah pilihan, maka jika tidak dibarengi dengan kemampuan yang memadai maka hal tersebut hanyalah sia-sia.

Dalam hal penentuan prioritas, kemampuan diri merupakan sebuah tolak ukur seberapa besar kemampuan kita untuk mendapatakan pilihan yang telah ditentukan, baik dari segi keahlian, ekonomi, usaha yang akan dilakukan, maupun yang lainnya.

Contoh: Seseorang dihadapkan pada suatu kebutuhan kendaraan untuk transportasi kerja. Dia berniat untuk membeli sebuah sepeda motor yang sudah berteknologi Fuel Incjection, tapi keadaan ekonominya tidak memungkinkan membeli itu karena sedikit lebih mahal dari motor yang teknologi biasa.


Tabel Skala Prioritas

Tabel skala prioritas ini diperkenalkan oleh Steven R. Covey dengan tujuan untuk memudahkan kita dalam menentukan sebuah prioritas dalam memenuhi kebutuhan.

Di bawah ini tabel prioritas yang sangat bermanfaat untuk menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan:



Pada gambar tabel skala prioritas di atas, terlihat ada empat kuadran yaitu kuadran I, kuadran II, kuadran III dan kuadran IV.

Kuadran I: kebutuhan yang penting dan mendesak untuk segera dipenuhi.

Kuadran II: kebutuhan yang penting tetapi kurang mendesak untuk dipenuhi.

Kuadran III: kebutuhan yang kurang penting namun mendesak untuk dipenuhi.

Kuadran IV: kebutuhan yang kurang penting dan kurang mendesak untuk dipenuhi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar