Pengertian Biaya Peluang
Biaya peluang atau biaya kesempatan
(Opportunity Cost) adalah biaya yang dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan.
Biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan.
Menurut Darsono mengungkapkan biaya peluang
(opportunity cost) adalah manfaat yang di korbankan pada saat memilih satu
diantara beberapa alternative kesempatan untuk memperoleh benefit yang
dikorbankan pada saat memilih satu diantara beberapa alternative kesempatan
untuk memperoleh benefit laba atau keuntungan.
Video Biaya Peluang
sumber : youtube
Contoh Biaya Peluang
1.
Seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan uang
sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli
sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan
untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih
untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan
yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya Peluang.
2.
Suatu perusahaan mempunyai sebuah sumber daya seperti
gedung sebagai aset perusahaan tersebut. Pilihan yang ada yaitu perusahaan
tersebut dapat menyewakan gedung tersebut atau kah menggunakan gedung tersebut
sebagai sarana usaha. semisalnya sewa gedung tersebut di hargai dengan Rp
150.000.000,- pertahun maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan sesuai
nilai sewa gedung tersebut namun kehilangan kesempatan atau peluang untuk
menggunakan gedung tersebut sebagai sarana usaha perusahaan.
3.
Rifki setelah lulus kuliah mendapatkan dua buah tawaran
kerja, yaitu tawaran untuk bekerja sebagai staff akuntansi dari PT A dan
tawaran sebagai Customer service di Bank ABC. Bila Rifki memutuskan bekerja
sebagai staff akuntansi di PT A, maka Rifki kehilangan kesempatan bekerja
sebagai customer service di Bank ABC. Berdasarkan ilustrasi ini maka biaya
peluang yang ditanggung Rifki adalah bekerja sebagai Customer Servis di Bank
ABC, karena rifki kehilangan atau mengorbankan kesempatan bekerja sebagai CS di
Bank ABC.
4.
Syamsul berkeinginan membeli bakso dan mie ayam, namun
uang yang dimiliki syamsul hanya cukup untuk membeli salah satu dari yang
diinginkan yaitu membeli bakso saja atau membeli mie ayam saja. Akhirnya
syamsul memutuskan untuk menggunakan uangnya untuk membeli Bakso sehingga
syamsul kehilangan kesempatan untuk membeli mie ayam. Berdasarkan ilustrasi
tersebut maka biaya peluangnya adalah satu mangkuk mie ayam, karena syamsul
kehilangan kesempatan untuk membeli mie ayam