Skala
prioritas adalah ukuran kebutuhan yang
tersusun dalam daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang yang dimulai dari
kebutuhan paling penting sampai kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya.
Video Tentang Skala Prioritas
Menurut Merriam
Webster, skala prioritas adalah sesuatu yang dirasa
lebih penting daripada yang lain yang harus dikerjakan atau diselesaikan terlebih
dahulu. Maka dengan adanya skala prioritas, manusia diharapkan mengetahui mana
kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang harus ditunda terlebih
dahulu.
Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Skala Prioritas
Setelah mempelajari pengertian skala prioritas,
selanjutnya adalah mempelajari faktor-faktor apa saja sih yang mempengaruhi
skala prioritas. Pada dasarnya setiap orang pasti memiliki kebutuhan dan juga
prioritas yang berbeda. Berikut ini ada 3 faktor yang berhubungan dengan
perbedaan kebutuhan pada setiap individu.
Tingkat Pendapatan
Pendapatan menurut Ilmu Ekonomi adalah nilai
maksimum yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan
mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Kemudian, tingkat pendapatan sangat berhubungan dengan kemampuan
seseorang untuk bisa membayar atau memenuhi kebutuhan hidupnya termasuk dalam
hal konsumsi.
Jika semakin tinggi pendapatan individu, maka akan
semakin luas alternatif pilihan kebutuhan hidupnya.
Berlaku hal
sebaliknya, jika semakin rendah pendapatan individu maka alternatif pilihan
kebutuhan hidupnya pun akan sedikit.
Pada konteks ini bisa diambil kesimpulan bahwa
prioritas kebutuhan individu akan berbeda antara orang yang memiliki pendapatan
tinggi dengan orang yang memiliki pendapatan rendah.
Status Sosial (Kedudukan Didalam Masyarakat)
Secara definisi, status sosial dapat diartikan suatu
kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang dapat diperoleh dengan sendirinya
(otomatis) melalui usaha atau pun karena pemberian.
tentunya status
sosial seseorang di dalam masyarakat bisa mempengaruhi prioritas kebutuhan
individu.
Sebagai contoh, seorang kepala desa akan lebih
memprioritaskan kebutuhan di lingkungan tempat memimpinnya dibandingkan dengan
pilihan lainnya.
Contoh lain adalah
seorang guru, dia akan memilih priotas pada peralatan mengajarnya daripada
menentukan pilihan kepada alternatif pilihan lain.
Pada kedua simulasi kebutuhan di atas, maka dapat
terlihat bahwa status sosial individu sangat berpengaruh pada penentuan skala
prioritas.
Lingkungan Sosial
Lingkungan sosial
pada masyarakat juga bisa mempengaruhi prioritas kebutuhan hidup seorang
individu.
Misal, kita hidup di sebuah lingkungan orang kaya,
maka bisa jadi prioritas kebutuhan kita adalah pada rumah mewah, apartemen,
sepatu mahal, mobil mewah, dan lain sebagainya.
Pada prinsipnya,
untuk memenuhi kebutuhan individu, maka dia akan mendahulukan kebutuhan yang
dianggap lebih penting, pokok, dan juga mendesak. Setelah kebutuhan-kebutuhan
penting tersebut terpenuhi, maka seorang individu akan memenuhi kebutuhan pada
prioritas berikutnya agar bisa mencapai kepuasan yang maksimal.
Menyusun Skala Prioritas
Untuk mengetahui kebutuhan mana yang harus kita
prioritaskan terlebih dahulu, maka kita perlu menyusun yang namanya skala
prioritas kebutuhan. Sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam pengertian
skala prioritas, maka berikut ini ada 4 ada hal yang harus kita pertimbangkan
terlebih dahulu dalam menyusun sebuah skala prioritas.
Tingkat Urgensi
Menurut kamus bahasa Indonesia, urgensi adalah hal
yang sangat penting atau keharusan yang sangat mendesak untuk diselesaikan.
Dengan demikian berarti urgensi adalah keadaan
dimana kita harus mementingkan sesuatu hal yang harus segera ditindak lanjuti.
Contoh: Seorang siswa berangkat sekolah pada hari senin. Pada hari itu
dia ditugaskan oleh gurunya untuk menjadi petugas upacara, kemudian ditengah
perjalanan dia baru sadar bahwa alat tulisnya ketinggalan dirumah, sementara
jika dia balik lagi ke rumah maka dia akan terlambat mengikuti upacara.
Manakah yang paling urgen dan harus didahulukan oleh
siswa tersebut? Jelas sekali, dalam kasus ini hal yang harus diutamakan adalah
mengikuti upacara, karena alat tulis bisa saja meminjam pada teman atau membeli
yang baru.
Kesempatan yang Dimiliki
Berbicara mengenai kesempatan, mengingatkan saya
akan sebuah pepatah lama yang mengatakan bahwa kesempatan itu hanya datang satu
kali dalam seumur hidup.
Nah kemudian jika dihubungkan dengan skala
prioritas, maka tinjau kembali kesempatan untuk memuaskan kebutuhan tersebut.
Contoh: Seorang mahasiswa teladan akan mengikuti sebuah perlombaan
besar yang diadakan hanya 3 tahun sekali. Pada jadwal yang bersamaan dengan
hari lomba, dia diajak main ke luar kota oleh keluarganya.
Jika berhubungan dengan kesempatan, maka sebaiknya
si mahasiswa tadi memilih ikut perlombaan besar daripada ikut main. Karena main
masih bisa lain waktu sedangkan lomba tidak, karena kemungkinan dia akan lulus.
Pertimbangan Masa Depan
Masa depan itu merupakan sebuah waktu dimana kita
akan hidup nanti tapi harus dipersiapkan saat ini juga. Didalam menentukan
skala prioritas kebutuhan, pertimbangan ke masa depan sifatnya pada kebutuhan
jangka panjang.
Contoh: Dalam menentukan jurusan kuliah setelah lulus SMA. Kita harus
mempelajari dahulu jurusan yang diinginkan agar bisa tahu prospek kerja ke
depan seperti apa.
Jika memang memeiliki prospek yang bagus, maka
silahkan dimasukkan list, tapi jika prospeknya tidak bagus maka coret lah dari
daftar keinginan Anda.
Kemampuan Diri
Menurut saya, kemampuan diri adalah hal yang paling
penting diantara ke Sebaik dan setepat apapun kita menentukan sebuah pilihan,
maka jika tidak dibarengi dengan kemampuan yang memadai maka hal tersebut
hanyalah sia-sia.
Dalam hal penentuan prioritas, kemampuan diri
merupakan sebuah tolak ukur seberapa besar kemampuan kita untuk mendapatakan
pilihan yang telah ditentukan, baik dari segi keahlian, ekonomi, usaha yang
akan dilakukan, maupun yang lainnya.
Contoh: Seseorang dihadapkan pada suatu kebutuhan
kendaraan untuk transportasi kerja. Dia berniat untuk membeli sebuah sepeda
motor yang sudah berteknologi Fuel Incjection, tapi keadaan ekonominya tidak
memungkinkan membeli itu karena sedikit lebih mahal dari motor yang teknologi
biasa.
Tabel Skala Prioritas
Tabel skala prioritas ini diperkenalkan oleh Steven R. Covey dengan tujuan untuk memudahkan kita
dalam menentukan sebuah prioritas dalam memenuhi kebutuhan.
Di bawah ini tabel prioritas yang sangat bermanfaat
untuk menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan:
Pada gambar tabel skala prioritas di atas, terlihat
ada empat kuadran yaitu kuadran I, kuadran II, kuadran III dan kuadran IV.
Kuadran I: kebutuhan
yang penting dan mendesak untuk segera dipenuhi.
Kuadran II: kebutuhan
yang penting tetapi kurang mendesak untuk dipenuhi.
Kuadran III: kebutuhan
yang kurang penting namun mendesak untuk dipenuhi.
Kuadran IV: kebutuhan
yang kurang penting dan kurang mendesak untuk dipenuhi.